Select Menu

ads

Random Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Design

Technology

Circle Gallery

Shooting

Racing

News

Bottom

Ukuran Kertas Percetakan Ukuran Kertas untuk Kantor dan Percetakan

Ada berbagai macam ukuran kertas di pasaran ini, dari yang populer seperti A3, A4, F4,kuarto,HVS. Tidak masalah apakah warnanya adalah putih atau tidak, sebenarnya secara umum ukuran kertas dibagi dari A,B,C,R,F dan jenis lainnya. Silahkan dilihat ukurannya dibawah ini.

SERI A
  • A0 = 84,1 x 118,9 cm
  • A1 = 59,4 x 84,1cm
  • A2 = 42,0 x 59,4cm
  • A3 = 29,7 x 42,0cm
  • A3+ = 31,8 x 48,0cm
  • A4 = 21,0 x 29,7cm
  • A5 = 14,8 x 21,0cm
  • A6 = 10,5 x 14,8cm
  • A7 = 7,4 x 10,5cm
  • A8 = 5,2 x 7,4cm
  • A9 = 3,7 x 5,2cm
  • A10 = 2,6 x 3,7cm

Ukuran kertas pada Seri A biasa digunakan untuk cetakan umum dan perkantoran serta penerbitan. Dasar ukuran adalah A0 yang luasnya setara dengan satu meter persegi. Yang sering digunakan biasanya menurut pengamatan bintang adalah ukuran A3 dan A4


SERI B
  • B0 = 100,0 x 141,4cm
  • B1 = 70,7 x 100,0cm
  • B2 = 50,0 x 70,7cm
  • B3 = 35,3 x 500cm
  • B4 = 25,0 x 35,3cm
  • B5 = 17,6 x 25,0cm
  • B6 = 12,5 x 17,6cm
  • B7 = 8,8 x 12,5cm
  • B8 = 6,2 x 8,8cm
  • B9 = 4,4 x 6,2cm
  • B10 = 3,1 x 4,4cm

Ukuran kertas putih Seri B biasa digunakan untuk poster dan lukisan dinding

SERI C
  • C0 = 91,7 x 129,7cm
  • C1 = 64,8 x 91,7cm
  • C2 = 45,8 x 64,8cm
  • C3 = 32,4 x 45,8cm
  • C4 = 22,9 x 32,4cm
  • C5 = 16,2 x 22,9cm
  • C6 = 11,4 x 16,2cm
  • C7 = 8,1 x 11,4cm
  • C8 = 5,7 x 8,1cm

Jenis Ukuran Kertas

Ukuran kertas ini biasa digunakan untuk map, kartu post dan amplop

SERI R
  • 2R = 6,0 x 9,0cm
  • 3R = 8,9 x 12,7cm
  • 4R = 10,2 x 15,2cm
  • 5R = 12,7 x 17,8cm
  • 6R = 15,2 x 20,3cm
  • 8R = 20,3 x 25,4cm
  • 8R+ = 20,3 x 30,5cm
  • 10R = 25,4 x 30,5cm
  • 10R+ = 25,4 x 38,1cm
  • 11R = 27,9 x 35,6cm
  • 11R+ = 27,9 x 43,2cm
  • 12R = 30,5 x 38,1cm
  • 12R+ = 30,5 x 46,5cm

Ukuran ini biasa digunakan untuk kertas jenis Foto untuk mencetak foto. Pasti anda familiar bangetkan, jika sudah pernah mencetak foto. Pasti deh yang ditanya adalah mau cetak ukuran R berapa

SERI F
F4 /Folio = 21,0 x 33,0cm

Biasa digunakan untuk fotocopy dan perkantoran. Yang paling sering digunakan adalah F4 atau orang lebih suka menyebutnya Folio. Ada juga ukuran kertas yang disebut dengan nama lain seperti kuarto maupun HVS (ini bukan ukuran kertas, kayaknya)
Teknik Drypoint Printing
Karya Drypoint Rembrandt (sumber: metmuseum.org)
Berbicara soal drypoint sebenarnya nggak akan jauh-jauh dari teknik cetak linocut atau woodcut. Prinsipnya sama, hanya alat yang digunakan sedikit berbeda. Teknik drypoint sama dengan etsa (etching), tetapi drypoint tidak menggunakan asam. Seniman menggunakan jarum karbida-tip atau berlian berujung untuk menorehkan gambar ke plat atau media lainnya. Karena tidak ada bahan kimia untuk menimbulkan korosi permukaan, lempengan drypoint dapat dibuat dari berbagai bahan lainnya dari tembaga dan seng. Seniman dapat membuat serangkaian cetakan drypoint dari piring bertinta menggunakan mesin cetak.
Teknik Drypoint Printing 2
Karya drypoint Picasso (sumber: everypainterpaintshimself.com)

Drypoint termasuk salah satu teknik intaglio atau cetak dalam. Karya drypoint dibuat dengan cara menggoreskan alat tajam langsung ke atas matriks logam, misalnya paku atau jarum di atas plat logam untuk menghasilkan goresan yang masuk ke dalam permukaan plat logam. Goresan yang terbentuk dalam permukaan logam kemudian akan menampung dan memerangkap tinta saat proses wiping atau pengusapan tinta di atas plat. Agar tinta yang masuk ke dalam goresan jarum dapat berpindah ke kertas, kertas harus dilembabkan terlebih dahulu.

Teknik ini awalnya diciptakan oleh Housebook Master (Master of Amsterdam Cabinet), seorang Seniman Jerman abad ke 15. Pada masa renaissance seniman jarang menggunakan teknik drypoint ini, tetapi Albrecht Durer menghasilkan tiga karya drypoint, salah satunya Holy Family. Kemudian pada abad 20, mulai banyak seniman memproduksi drypoint, Max Beckmann, Milton Avery, dan Paul Hermann. Beberapa seniman menambahkan warna, sehingga drypoint yang dihasilkan beragam.

Seniman lain yang terkenal membuat karya menggunakan teknik drypoint adalah Dürer dan Rembrandt. Rijkmuseum di Amsterdam memiliki hampir seluruh karya Rembrandt. Karya Rembrandt juga pernah dipamerkan di Indonesia. Picasso juga menggunakan teknik drypoint yang dikombinasikan dengan teknik cetak orisinal untuk menghasilkan garis-garis yang sederhana namun ekspresif. Di Indonesia sendiri seniman yang terkenal menggunakan teknik drypoint ialah Tisna S, Supriyadi, dan Iwan Ramelan.
Teknik Drypoint Printing
Karya drypoint Wayne Thiebaud (sumber: beachedmiami.com)
(Sumber kopikeliling.com)

Sistem kerja intaglio
Intaglio, dalam seni visual, salah satu dari empat kelas utama teknik seni grafis, dibedakan dari tiga metode lain (cetak relief, stensil, dan litografi) oleh fakta bahwa tinta membentuk desain dicetak hanya dari daerah tersembunyi dari plate. Di antara teknik intaglio yang ukiran, etsa, drypoint, aquatint, dan mezzotint.

Cetak intaglio adalah kebalikan dari cetak tinggi, bahwa pencetakan dilakukan dari tinta yang berada di bawah permukaan plat. Desain dipotong, tergores, atau terukir di permukaan cetak atau plat, yang dapat tembaga, seng, aluminium, magnesium, plastik, atau bahkan dilapisi kertas. Tinta cetak digosok ke dalam sayatan atau alur, dan permukaan yang dibersihkan. Tidak seperti pencetakan permukaan, intaglio pencetakan yang sebenarnya adalah sebuah proses embossing kertas ke dalam menorehkan garis-memerlukan tekanan yang cukup. Proses intaglio mungkin yang paling serbaguna metode seni grafis, berbagai teknik dapat menghasilkan berbagai efek.

Hampir semua plat intaglio dicetak dengan cara yang sama, menggunakan roller pers. Hal ini pada Penerapan Intaglio Printingdasarnya terdiri dari dua rol bantalan dengan flatbed bergerak terjepit horizontal antara mereka. Sebuah tinta kental dipaksa ke dalam sayatan dari pelat intaglio dengan roller, dan tinta kelebihan menyeka. Plat bertinta diletakkan wajah di atas tempat tidur, selembar kertas cetak basah diletakkan di atasnya, dan selimut (untuk memastikan bahkan tekanan) yang menutupi mereka berdua. Kemudian atas roller pers dihidupkan dan tempat tidur ditarik melalui; tekanan dari beberapa ton

Ada dua cara untuk membuat intaglio cetak dalam warna bervariasi. Dalam metode yang dikenal sebagai à la Poupee (Perancis: "dengan boneka"), bundel boneka berbentuk kain yang digunakan untuk menerapkan warna yang berbeda untuk daerah yang berbeda dari satu plat, yang kemudian dicetak dengan cara yang biasa. Dalam metode lain plat terpisah, masing-masing membawa warna yang berbeda, yang berturut-turut overprinted pada selembar kertas. Ketika metode multiple-plate ini digunakan, printer harus berhati-hati untuk memastikan bahwa setiap warna berturut-turut jatuh di lokasi yang tepat nya. Metode yang paling tepat untuk memastikan pendaftaran warna melibatkan penggunaan lubang kecil untuk memeriksa keselarasan.
 
(sumber: britannica.com)
 Kertas Percetakan
Dalam Dunia Percetakan ada beberapa jenis kertas ynag menyesuaikan jenis type dan nama produk Percetakan, dengan ini kami Percetakan Dua Enam, membagi informasi kepada Pengunjung agar lebih tau untuk memilih produk percetakan di bawah ini :

1. HVS
Bahan kertasnya agak kasar ,umumnya dipake untuk Fotocopy / Printer Deskjet. Kertas jenis ini banyak dijual di toko-toko buku (cthnya : kertas paperone,Gold,dsb). Gramasi yang umum dipakai 70gr ,80gr, dan 100gr. biasa juga di guinakan untuk pembuatan Tabloid..

2. Art/Matt Paper
Bahan kertas untuk brosur, karena permukaannya yang licin(art), atau yang semi   doff(matt). Selain karena licin, hasil yang dihasilkan juga bagus, karena raster kertasnya halus. Gramasi yang umum dipakai 100g, 120gr , 150gr.

3. Art Karton
Bahan kertas ini sama seperti art paper, cuma gramasinya lebih tebal. Banyak digunakan untuk cetakan seperti kartu nama, katalog, co profile,brosur, dan cetakan lainnya yang membutuhkan kertas agak tebal. Umumnya setelah di cetak, bahan ini di lapisi laminating lagi (optional), supaya hasilnya lebih memuaskan. Gramasi yang umum dipakai 190g, 210gr , 230gr , 260gr , 310gr , 360gr.

4. Duplex (coated)
Bahan duplex ini gampang dibedakan dengan bahan lainnya. sisi depan putih, sisi belakangnya abu-abu. Jadi yang dicetak cuma 1 sisi, bahan ini banyak digunakan untuk pembuatan box. Karena harganya yang relatif murah dibandingkan bahan kertas lainnya. Gramasi yang umum dipakai 250gr , 270gr , 310gr, 350gr, 400gr

5. CWb/duplex putih
Sama seperti duplex cuma bedanya bagian dalamnya putih,sehingga kelihatan lebih bersih. Banyak digunakan untuk box – box makanan.Gramasi yang umum digunakan 230gr, 250gr, 300gr.

6. Ivory
Bahan ivory ini hampir sama seperti art karton, 2 sisinya putih, cuma ngak seputih art karton. Yang membedakan kalo art karton 2 sisinya licin, ivory cuma 1 sisi yang licin, mirip cwb cuma lebih halus cwb. Bahan ini juga banyak digunakan untuk box cosmetic, karena cukup tebal/kokoh. Gramasi yang umum digunakan 210gr, 230gr,250gr,270gr, 300gr,350gr.

7. Samson Kraft
Warna kertasnya coklat muda, bahannya daur ulang, permukaannya kasar. Umumnya digunakan untuk kertas bungkus, namun karena kesannya klasik, jadi bahan ini juga banyak digunakan untuk pembuatan paperbag, hangtag(khususnya untuk distro jeans), karena warna dasarnya coklat,  umumnya dicetak 1-2 warna aja. Gramasi yang umum di gunakan 150gr , 220gr(kartoon).

8. Bw/BC/Linen Jepang/ Concorde
Kertas ini bertexture, biasanya digunakan untuk kop surat / sertifikat. Terdapat berbagai warna. Biasanya gramasinya cuma tersedia 1 macam, misnya 220gr-250gr.

9. Jasmine
Bahan jasmine ini banyak digunakan untuk membuat undangan. Kertasnya agak gliter-gliter warna kuning. Gramasinya umumnya cuma 1 ukuran.

10. Corugated (gelombang)
Sesuai namanya, corugated ini karton gelombang. (seperti box indomie, dibagian dalamnya ada gelombang). Box ini kalo di cetak, umumnya di tempel lagi, ada yang ditempel pake duplex, kraft atau hvs. Jadi kalo dicetak fullcolor , dicetak dulu di bahan lain baru nanti di tempel. Untuk ketebalannya bahan ini dikategorikan B flute (gelombang besar ) & E flute (gelombang kecil).